PEMANFATAAN LIMBAH CAIR MINYAK JELANTAH SEBAGAI SABUN MENGGUNAKAN METODE COLD PROCESS

  • Novia Nur Janah
  • Isna Apriani
  • Govira Christiadora Asbanu
N/ACitations
Citations of this article
19Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penggunaan minyak goreng secara berulang, dapat menimbulkan penyakit dan mencemari lingkungan sehingga diperlukan pengolahan minyak menjadi produk yang bernilai ekonomis. Asam lemak pada minyak jelantah dapat dijadikan bahan untuk membuat sabun mandi. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan minyak jelantah dari minyak kelapa sawit dan kelapa sebagai bahan baku sabun serta menganalisis kualitasnya berdasarkan standar mutu sabun padat. Pembuatan sabun dengan mereaksikan asam lemak pada minyak dengan alkali (NaOH) menggunakan metode cold process menghasilkan produk sabun padat. Sabun harus melewati tahap curing selama 3 minggu, kemudian dilakukan pengujian dengan parameter pH, kadar air, asam lemak bebas, alkali bebas dan kadar klorida. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sabun dari minyak jelantah yang memenuhi standar mutu adalah parameter pH, kadar air, alkali bebas dan kadar klorida. Sedangkan parameter asam lemak bebas melebihi baku mutu maksimal 2,5% yaitu 8,46% dan 4,51% yang dapat mengurangi daya bersih sabun.

Cite

CITATION STYLE

APA

Novia Nur Janah, Isna Apriani, & Govira Christiadora Asbanu. (2025). PEMANFATAAN LIMBAH CAIR MINYAK JELANTAH SEBAGAI SABUN MENGGUNAKAN METODE COLD PROCESS. Jurnal Rekayasa Lingkungan, 25(1), 33–41. https://doi.org/10.37412/jrl.v25i1.378

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free