STUDI DEBIT ANGKUTAN SEDIMEN DASAR SUNGAI CITARUM DENGAN RUMUS EINTEIN’S, SHIELDS, SCHOKLITSCH’S DAN LABORATORIUM

  • Marvin M
  • Pranoto W
N/ACitations
Citations of this article
17Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Sungai Citarum merupakan salah satu sungai terpanjang di provinsi Jawa Barat dengan panjang 297 km. Sungai Citarum tidak hanya mengalirkan air, tetapi juga membawa sedimen yang berasal dari hasil erosi.  Sampel yang digunakan untuk penelitian ini diambil di muara Ci-Beet. Penelitian ini dilakukan di laboratorium Mekanika Tanah dan laboratorium Hidrolika dengan menggunakan sirkular flum, dilakukan dengan menggunakan 3 tabung sampel dan di tes dengan berbagai kecepatan.  Penelitian ini difokuskan pada angkutan sedimen dasar (bed-load) dan dibandingkan antara hasil laboratorium dengan 3 pendekatan yaitu Einstein’s, Shields, dan Schoklitsch’s. Untuk debit air 0,0024 – 0,0035 m3/s, angkutan sedimen dasar yang didapat di laboratorium 0,0026 – 0,0557 kg/s/m, pendekatan Einstein’s sebesar 0,0175 kg/s/m, pendekatan Shields 0,0211 – 0,031 kg/s/m, dan pendekatan Schoklitsch’s 0,0065 – 0,0099 kg/s/m. Dari ke-3 pendekatan itu didapat bahwa pendekatan Shields yang paling baik untuk digunakan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Marvin, M., & Pranoto, W. A. (2019). STUDI DEBIT ANGKUTAN SEDIMEN DASAR SUNGAI CITARUM DENGAN RUMUS EINTEIN’S, SHIELDS, SCHOKLITSCH’S DAN LABORATORIUM. JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil, 2(4), 221. https://doi.org/10.24912/jmts.v2i4.6194

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free