REPRESENTASI TOXIC RELATIONSHIP DALAM DRAMA

  • Maria Putri Ayu Salamanang
  • Rosalia Prismarini Nurdiarti
N/ACitations
Citations of this article
92Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui representasi toxic relationship yang ada dalam drama nevertheless dengan menggunakan unit analisis dari Krippendorff. Dalam penelitian ini, membahas tentang bagaimana representasi toxic relationship yang terjadi di dalam Drama Korea Nevertheless yang digambarkan oleh pemerannya pada scene tertentu yang telah ditentukan. Penelitian ini menggunakan metode analisis isi teori dari Klauss Krippendorff dengan pendekatan kuantitatif deskriptif.Hasil penelitian ini adalah terdapat lima jenis toxic relationship yang muncul yaitu meremehkan, tempramen, pengatur, mengambil keuntungan, dan paranoid. Dari lima jenis tersebut yang paling banyak muncul adalah jenis pengatur dengan jumlah persentase 33,33%. Representasi toxic relationship dilihat juga dari teknik pengambilan gambarnya, dimana yang sering digunakan adalah type shoot close up 48,39%, straight angle 70,97%, dan noseroom composition frame 83,87%. Kata Kunci: Analisis Isi, Klauss Krippendorff, Toxic Relationship, Drama Korea, Teknik Pengambilan Gambar.

Cite

CITATION STYLE

APA

Maria Putri Ayu Salamanang, & Rosalia Prismarini Nurdiarti. (2023). REPRESENTASI TOXIC RELATIONSHIP DALAM DRAMA. Jurnal Kaganga: Jurnal Ilmiah Sosial Dan Humaniora, 7(2), 178–187. https://doi.org/10.33369/jkaganga.7.2.178-187

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free