SINDROM PARGOY DI APLIKASI TIKTOK

  • Said M
  • Batoebara M
N/ACitations
Citations of this article
57Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

RINGKASAN - TikTok saat ini menjadi aplikasi media sosial yang sangat populer di kalangan remaja. Namun pada akhirnya, maraknya penggunaan aplikasi ini membawa kelebihan dan kekurangan. Apalagi setelah beredarnya video tentang sekelompok remaja yang menderita sindrom TikTok. Pada pertengahan tahun 2020, beredar serangkaian video yang menampilkan kesaksian dari seorang remaja yang mengaku memiliki kondisi yang disebut Sindrom TikTok. Kata Pargoy merupakan singkatan dari kata party and shake, dengan efek suara/irama musik atau mengikuti irama yang dibuat oleh aplikasi TikTok. Kata kunci: Sindrom, Pargoy

Cite

CITATION STYLE

APA

Said, M. A. G., & Batoebara, M. U. (2022). SINDROM PARGOY DI APLIKASI TIKTOK. Warta Dharmawangsa, 16(2), 208–214. https://doi.org/10.46576/wdw.v16i2.1986

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free