Abstract
Indonesia merupakan salah satu negara yang rawan terhadap bencana gempa, Hal ini yang mengakibatkkan bangunan yang ada diatasnya bisa mengalami kerusakan bahkan keruntuhan. Dalam merancang struktur bangunan bertingkat ada prinsip utama yang harus diperhatikan yaitu meningkatkan kekuatan struktur terhadap gaya lateral. Penggunaan Shear Wall merupakan salah satu solusi yang dapat digunakan untuk meningkatkan kekauan struktur dalam menahan gaya-gaya lateral. Untuk meninjau pengaruh penambahan dan letak posisi shear wall telah dicoba 2 model dengan posisi shear wall berbeda. Berdasarkan hasil perhitungan didapat perbandingan bangunan sebelum di tambahkan shear wall dan setelah ditambahkan shear wall. Sebelum ditambahkan shear wall bangunan menyerap gaya gempa sebesar 16,58% arah X dan 9,25% arah Y. Setelah ditambahkan shear wall pada model 1 bangunan menyerap gaya gempa sebesar 47,86% arah X dan 56,31% arah Y. Sedangkan pada model 2 bangunan menyerap gaya gempa sebesar 27,02 arah X dan 16,07% arah Y. Ini menunjukan bahwa penggunaan shear wall dan posisi shear wall pada bangunan berpengaruh dalam meningkatkan kekakuan lateral struktur.
Cite
CITATION STYLE
Syafwandi, Agyanata Tua Munthe, & Destrina Dwi Aryani. (2024). ANALISIS PENGARUH PENAMBAHAN SHEAR WALL TERHADAP SIMPANGAN STRUKTUR GEDUNG AKIBAT GEMPA BERDASARKAN SNI 1726-2012. JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING BUILDING AND TRANSPORTATION, 8(1), 147–155. https://doi.org/10.31289/jcebt.v8i1.11566
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.