Pembentukan Keluarga Shaleh Dalam Komunikasi Islam: Studi Komparasi Penafsiran Al-Qur’an

  • Roni M
  • Anzaikhan M
N/ACitations
Citations of this article
93Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pembentukan keluarga shaleh seharusnya bukan hanya dimulai ketika dalam masa kandungan, lebih dari itu Islam melalui sumber ajarannya menuntun umatnya untuk memulai membentuk keluarga shaleh dimulai dari cara dan kriteria memilih pasangan hidup yang tepat. Memilih pasangan hidup dan mendidik anak semuanya membutuhkan komunikasi yang ideal sebagaimana yang dianjurkan dalam Al-Quran. Metode  penelitian   yang   akan  penulis   gunakan   adalah komparasi analisis teks terhadap tafsir-tafsir Al-Quran. Teknik pengumpulan data bagi penelitian ini adalah studi perpustakaan yaitu dengan menelaah bahan-bahan dari teori-teori yang berhubungan dengan permasalahan yang dibahas berdasarkan buku-buku yang berhubungan serta dapat mendukung atau menyokong penelitian penulis. Sumber data primer adalah ayat-ayat Al-Quran yang dipilih beberapa ayat-ayat tentang keluarga shaleh dan komunikasi dalam Islam. Hasilnya, ditemukan Kata ‘shaleh’ atau ‘saleh’ sebanyak 143 kali dalam Al-Quran, sedangkan kata ‘keluarga’ ditemukan 67 kali. Setelah dilakukan penelitian maka dapat disimpulkan bahwa Allah menginformasikan dalam Al-Quran dalam membentuk keluarga shaleh sangat dipengaruhi oleh faktor komunikasi baik dalam hidup berindividu maupun kelompok.

Cite

CITATION STYLE

APA

Roni, M., & Anzaikhan, M. (2021). Pembentukan Keluarga Shaleh Dalam Komunikasi Islam: Studi Komparasi Penafsiran Al-Qur’an. Al-Hikmah Media Dakwah, Komunikasi, Sosial Dan Kebudayaan, 12(1), 51–61. https://doi.org/10.32505/hikmah.v12i1.2825

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free