Abstract
Ikan layur (Trichiurus spp.) merupakan sumberdaya ikan demersal dominan dan merupakan komoditas eksport dengan permintaan tinggi di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Prigi. Beberapa tahun terakhir terjadi tekanan penangkapan besar-besaran dari nelayan setempat, sehingga menyebabkan semakin menurunnya produksi ikan layur per unit alat tangkap pancing sebagai alat tangkap standar untuk keperluan eksport. Peramalan produksi ikan layur satu tahun ke depan akan dapat membantu rencana pengelolaan sumberdaya perikanan layur. Penelitian ini menggunaan transformasi wavelet untuk meramalkan produksi ikan layur, yaitu dengan membentuk model Multiscale Autoregressive (MAR) yang prediktornya diperoleh dari dekomposisi Maximal Overlap Discrete Wavelet Transform (MODWT) dengan filter wavelet Haar. Model peramalan wavelet terbaik dibentuk dari model MAR orde 2 yang prediktornya diperoleh melalui dekomposisi MODWT level 1, yaitu setelah data distasionerkan secara detrending. Hasil peramalan produksi ikan layur di PPN Prigi untuk satu tahun ke depan (September 2018 sampai dengan Agustus 2019) akan tetap mengalami fluktuasi yang berkisar antara 4.94 sampai dengan 5.15 kilogram.
Cite
CITATION STYLE
Setyohadi, D. (2022). PERAMALAN HASIL TANGKAP IKAN LAYUR DI PELABUHAN PERIKANAN NUSANTARA (PPN) PRIGI DENGAN MODEL MULTISCALE AUTOREGRESSIVE (MAR). JFMR-Journal of Fisheries and Marine Research, 6(2). https://doi.org/10.21776/ub.jfmr.2022.006.02.6
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.