Abstract
Preservasi moderasi beragama mengacu pada segala hal yang mendasari terjadi dan terjaganya kehidupan yang moderat baik kepada sesama pemeluk agama Islam maupun kepada pemeluk agama lain, tulisan ini menjelasakan secara deskriptif berkaitan dengan fenomena keberagaman yang terjadi pada masyarakat kab. Ketapang yang ditinjau dari sudut pandang living qur’an melalui observasi dan wawancara yang mendalam kepada berbagai tokoh agama dan tokoh masyarakat yang terdiri dari berbagai lembaga pemerintah atau yang berafiliasi seperti, kemenag, MUI, FKUB, dan para penyuluh. Moderasi beragama tetap terjaga sampai pada saat ini karena dua faktor yaitu faktor internal dan eksternal, faktor internalnya adalah adanya sikap dan pemikiran masyarakat ketapang pada umumnya memegang teguh beberapa prinsip seperti Tawassuṭ, Tasāmuh, Tawāzun, I’tidāl , Musāwah, Syūra, Iṣlah, Aulawiyāt, Taṭawwur wa Ibtikār, sedangkan faktor eksternalnya karena adanya peran langsung dari pemerintah, tokoh agama dan tokoh masyarakat.
Cite
CITATION STYLE
Abdurrahman, A., Gemely, D., Saragih, E. J., & Khairunnisa, D. (2024). PRESERVASI MODERASI BERAGAMA: STUDI LIVING QUR’AN MASYARAKAT KABUPATEN KETAPANG. Al-Mustafid: Journal of Quran and Hadith Studies, 3(1), 12–25. https://doi.org/10.30984/mustafid.v3i1.900
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.