Abstract
Teknologi digital menjadi aspek penting dalam pendidikan di era revolusi industri 4.0 dan society 5.0. Guru geografi di Lumajang masih menghadapi kendala dalam pemanfaatan teknologi terutama terkait keterampilan membuat media pembelajaran digital yang interaktif. Penelitian ini bertujuan meningkatkan kompetensi profesional dan kemampuan visual spasial guru melalui pelatihan serta pendampingan pembuatan e-komik strip berbantuan Artificial Intelligence (AI) berbasis kearifan lokal. Program pengabdian dilaksanakan di SMA Negeri 3 Lumajang dengan melibatkan 10 guru MGMP Geografi. Metode yang digunakan adalah Service Learning yang dipadukan dengan pendekatan kuantitatif melalui pretest dan posttest menggunakan instrumen angket keterampilan guru dan tes visual spasial. Hasilnya menunjukkan adanya peningkatan signifikan dengan skor N-Gain sebesar 0,61 (kategori sedang),yang menandakan efektivitas program dalam memperkuat keterampilan guru. Dampak lain yang terlihat adalah meningkatnya kreativitas guru dalam mengembangkan materi ajar serta kemampuan memanfaatkan TIK secara lebih adaptif. Tantangan berupa keterbatasan waktu dan kebutuhan pelatihan berkelanjutan tetap menjadi catatan penting. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi AI dengan kearifan lokal melalui media e-komik dapat menjadi strategi inovatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran geografi. Rekomendasi diarahkan pada perluasan program, penguatan kolaborasi antara kampus, sekolah, dan komunitas pendidikan, serta penyediaan dukungan sarana digital yang memadai.Digital technology has become an important aspect of education in the era of the 4.0 industrial revolution and society 5.0. However, geography teachers in Lumajang still face obstacles in utilizing technology, especially in terms of skills in creating interactive digital learning media. This study aims to improve teachers' professional competence and visual-spatial abilities through training and assistance in creating AI-assisted e-comic strips based on local wisdom. The community service program was implemented at SMA Negeri 3 Lumajang, involving 10 teachers from the Geography Teacher Working Group (MGMP). The method used was Service Learning combined with a quantitative approach through pre-tests and post-tests using teacher skill questionnaires and spatial visual tests. The results showed a significant increase with an N-Gain score of 0.61 (moderate category), indicating the program's effectiveness in strengthening teachers' skills. Another noticeable impact was an increase in teachers' creativity in developing teaching materials and their ability to utilize ICT more adaptively. However, challenges such as time constraints and the need for continuous training remain important considerations. This study concludes that integrating AI with local wisdom through e-comics can be an innovative strategy to improve the quality of geography learning. Recommendations are directed at expanding the program, strengthening collaboration between universities, schools, and educational communities, and providing adequate digital support.
Cite
CITATION STYLE
Wahyudi, A., Mutia, T., Irawan, L. Y., Maulana, F. F., Prista, D., & Alawy, I. A. (2025). Peningkatan Keterampilan Profesional Guru dalam Membuat E-Komik Strip Berbantuan Artificial Intelligence (AI) berbasis Kearifan Lokal untuk Meningkatkan Kemampuan Visual Spasial Guru Geografi. Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara, 9(3), 826–841. https://doi.org/10.29407/ja.v9i3.26947
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.