KOMODIFIKASI DERITA KORBAN BENCANA

  • Pribadi F
N/ACitations
Citations of this article
70Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini berangkat dari keresahan dari pemberitaan korban bencana gempa dan tsunami di Kota Palu dan Kabupaten Gorontalo yang sangat mendramatisir derita korban bencana gempa. Teori yang diadaptasi dalam penelitian ini adalah teori Kekerasan Simbolik (Symbolic Violence) yang dikemukakan Pierre Bourdiue. Metode penelitian penelitian ini adalah kualitatif. Analisis data yang diadaptasi dalam penelitian adalah analisis framing model Robert Entman. Unit analisis yang dikaji adalah teks berita online yang ditampilkan www.suara.com dan www.serambinews.com. Hasil penelitian ini menemukan terdapat praktik komodifikasi derita korban bencana pada kedua media massa tersebut. Praktik komodifikasi diwujudkan melalui gaya pemberitaan yang bombastis dan sensasional. Penayangan gambar korban meninggal yang vulgar dan penggunaan kata-kata yang mampu menambah kesedihan korban justru ditonjolkan. Praktik semacam ini justru menandakan jurnalis dalam menulis berita hanya memakaki logika komersil saja. Sementara pemberitaan yang bermuatan ajakan untuk berempati kepada kondisi korban justru minim.

Cite

CITATION STYLE

APA

Pribadi, F. (2018). KOMODIFIKASI DERITA KORBAN BENCANA. The Journal of Society & Media, 2(2), 146. https://doi.org/10.26740/jsm.v2n2.p146-153

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free