Tata Rias dan Busana Tari Burung Kuaw di Sanggar Seni Sedulang Setudung Banyuasin

  • Ningsih A
  • Siwanto S
  • Setyaningrum N
N/ACitations
Citations of this article
6Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Dalam analisa ini, rias dan busana yang digunakan oleh penari Burung Kuaw di Studio Seni Sedulang Setudung Banyuasin diteliti. Dalam tarian Burung Kuaw, yang bersifat artistik dan filosofis, kostum dan riasan penari berfungsi untuk menonjolkan gerakan mereka dan memberikan konteks bagi karakter yang mereka gambarkan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dan data dikumpulkan melalui metode seperti dokumentasi, wawancara, dan observasi. Tari burung kuaw menggunakan warna-warna cerah untuk menonjolkan ekspresi penari, sementara busananya dirancang dengan motif dan warna yang memiliki makna simbolis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tata rias dan busana tidak hanya berfungsi sebagai estetika visual tetapi juga menjadi elemen penting dalam menyampaikan filosofi tari. Oleh karena itu, pelestarian dan inovasi dalam desain busana serta tata rias perlu dilakukan agar tarian ini tetap lestari.

Cite

CITATION STYLE

APA

Ningsih, A. S., Siwanto, S., & Setyaningrum, N. D. B. (2025). Tata Rias dan Busana Tari Burung Kuaw di Sanggar Seni Sedulang Setudung Banyuasin. Indonesian Research Journal on Education, 5(4). https://doi.org/10.31004/irje.v5i4.2848

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free