Bentuk, Fungsi dan Makna Tuturan Adat Perkawinan Dadang Nulang Lunung Tapu pada Masyarakat Desa Anajiaka, Kecamatan Umbu Ratu Nggay Barat, Kabupaten Sumba Tengah

  • Bangi Amas S
N/ACitations
Citations of this article
12Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini berjudul bentuk, fungsi dan makna pidato pernikahan adat Dadang Nulang Lunung Tapu pada masyarakat Desa Anajiaka, Kecamatan Umbu Ratu Nggay Barat, Kabupaten Sumba Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk, fungsi dan makna pidato pernikahan adat masyarakat Desa Anajiaka, Kecamatan Umbu Ratu Nggay Barat, Kabupaten Sumba Tengah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, dokumentasi, perekaman (video), dan wawancara. Hasil yang diperoleh dalam menganalisis bentuk, fungsi dan makna pidato pernikahan adat Dadang Nulang Lunung Tapu di Desa Anajiaka, Kecamatan Umbu Ratu Nggay Barat, Kabupaten Sumba Tengah, yakni fungsi dari tuturan yang ditemukan adalah untuk menyampaikan isi hati, mempermudah urusan adat, fungsi nasehat, fungsi tanggung jawab, dan penyederhanaan urusan bisnis. Makna dari tuturan-tuturan tersebut adalah makna bertanggung jawab, kebersamaan, dan religius.

Cite

CITATION STYLE

APA

Bangi Amas, S. R. (2020). Bentuk, Fungsi dan Makna Tuturan Adat Perkawinan Dadang Nulang Lunung Tapu pada Masyarakat Desa Anajiaka, Kecamatan Umbu Ratu Nggay Barat, Kabupaten Sumba Tengah. Jurnal Edukasi Sumba (JES), 4(2), 130–137. https://doi.org/10.53395/jes.v4i2.192

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free