Abstract
Tingkat kemampuan ekonomi yang lemah (kaum marginal) bukan saja memberikan kesempatan yang kurang dalam memperoleh pendidikan berkualitas di sekolah namun juga kesempatan di luar sekolah. Orang tua tidak mampu memberikan les tambahan atau bimbingan belajar sehingga memperparah keterpurukan dalam memahami materi pembelajaran di sekolah. Akibatnya, anak tidak menyukai sekolah, maka dapat diprediksikan hasil belajar pun tidak maksimal. Berdasarkan dari kebutuhan tersebut maka UPH-Teachers College mengadakan Bimbingan Belajar di Perum Griya Karawaci, Curug-Tangerang. Bimbingan Belajar ini bertujuan untuk memberikan pembekalan berupa pembelajaran tambahan serta pendampingan anak belajar dari tingkat TK, SD, SMP, dan SMA. Materi yang diajarkan disesuaikan dengan materi sekolah masing-masing siswa. Metode belajar bermain akan diterapakan untuk siswa TK-SD kelas 3 sedangkan untuk SD kelas 4 hingga seterusnya akan disesuaikan dengan materi yang diajarkan. Kegiatan Bimbingan Belajar ini dilakukan 2 kali pertemuan per minggu, dan yang mengajar adalah mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan - Teachers College yang sudah diseleksi sebelumnya. Adapun hasil evaluasi setelah berjalan sejak awal hingga pertengahan tahun 2019 yaitu kegiatan ini membantu siswa dalam meningkatkan kemampuan membaca, menulis, dan berhitung bagi siswa TK-SD dan meningkatkan kemampuan Matematika untuk siswa SMP-SMA.
Cite
CITATION STYLE
Tangkin, W., & Cendana, W. (2020). Bimbingan Belajar Di Curug Tangerang. Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR), 3, 691–698. https://doi.org/10.37695/pkmcsr.v3i0.770
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.