Abstract
Susu sapi dapat dimanfaatkan sebagai bahan dasar produk kecantikan seperti sabun, lulur maupun masker wajah karena memiliki kandungan sifat antibakteri dan antioksidan yang baik untuk kesehatan kulit. Produk khas suku Bugis Sulawesi Selatan yang komposisinya berasal dari bahan alamiah yakni bedak “lotong” (baca : bedak hitam) dibuat secara tradisional berbahan dasar alamiah terdiri dari ketan hitam (Oryza sativa L. glutinosa), temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb), dan asam jawa (Tamarindus indica). Tujuan penelitian adalah menganalisis apakah masker wajah berbahan dasar susu sapi kombinasi bedak “lotong”dengan persentase berbeda dapat meningkatkan aktivitas antioksidan masker dan menurunkan nilai TBA masker serta menetralkan nilai pH masker. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap pola searah dengan persentase kombinasi masker susu dan bedak ”lotong” yang berbeda yaitu (P0=Masker Susu 100%+0% bedak ”lotong”, P1=Masker Susu 50%+50% bedak ”lotong”, P2=Masker Susu 60%+40% bedak ”lotong”, dan P3= Masker Susu 70%+30% bedak ”lotong”. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi persentase kombinasi bedak ”lotong” pada masker susu maka semakin tinggi aktivitas antioksidan yang dihasilkan dan menurunkan nilai TBA serta nilai pH yang dihasilkan terbaik sampel P1 yakni 4.7 sesuai dengan kadar normal pH kulit wajah yakni 4.5-5.5.
Cite
CITATION STYLE
Ramadani, D., Lestari, R. H., Juanda, J., & Mirnawati, M. (2023). Analisis Masker Wajah Berbahan Dasar Susu Sapi Kombinasi Bedak “Lotong” terhadap Aktivitas Antioksidan, Nilai TBA dan Kadar pH. Jurnal Peternakan Lokal, 5(1), 47–53. https://doi.org/10.46918/peternakan.v5i1.1730
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.