Abstract
Karakter atau tokoh pada sebuah animasi merupakan salah satu unsur utama dalam membawa jalan cerita dan pesan yang disampaikan. Perancangan karakter dalam serial animasi “Puyu to The Rescue” ini mengangkat isu kerusahan lingkungan, dimana kehidupan biota laut mengalami pencemaran yang berkepanjangan. Untuk mendukung konsep cerita, pengadaptasian desain karakter akan terbagi menjadi dua yaitu mengadaptasi biota laut di Indonesia sebagai karakter utama dan sekuder, dengan tujuan mengenalkan keanekaragaman serta kekayaan hayati laut negeri ini dan mengadaptasi isu kehidupan biota laut yang sudah mulai tercemar sebagai karakter antagonis. Keseluruhan animasi ini akan dibangun sesuai untuk anak usia sekitar 6-8 tahun, sehingga akan dibawakan secara ringan, tidak mengandung kekerasan yang berat, mudah dipahami dan aman untuk dikonsumsi dengan cerita yang menghibur. Perancangan ini fokus pada metode studi eksperimental. Setiap bagian mempunyai metode tersendiri dalam menyusun referensi untuk desain karakter. Pengumpulan data riset terbagi menjadi, kualitatif dengan pencarian sumber data statistik responden target audien, data primer berupa literatur-literatur ilmiah dan melakukan depth interview, serta studi literatur dan teori-teori terkait. Hasil dari perancangan ini adalah 9 karakter terdiri dari 3 tokoh utama , 3 tokoh sekunder dan 3 tokoh antagonis dengan berbagai ekspresi dan gesture yang diharapkan mewakili ciri karakteristik biota laut. Kata
Cite
CITATION STYLE
Hermanudin, D. C., & Ramadhani, N. (2020). Perancangan Desain Karakter untuk Serial Animasi 2D “Puyu to The Rescue” dengan Mengapatasi Biota Laut. Jurnal Sains Dan Seni ITS, 8(2). https://doi.org/10.12962/j23373520.v8i2.47758
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.