PENGARUH PERSISTENSI DIRI DAN KEBIASAAN BELAJAR TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA DI SMP SWASTA JAKARTA TIMUR

  • Nugraha M
N/ACitations
Citations of this article
49Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tujuan Penelitian adalah untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh tidak langsung persistensi diri dan kebiasaan belajar terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika secara bersama-sama pada semester genap tahun pelajaran 2013/2014.Sampel yang digunakan di dalam penelitian ini diambil secara sederhana (simple random sampling) dengan mengambil sampel 40 siswa. Sebelumnya instrumen telah diuji validitas, realibilitas, taraf kesukaran, dan daya beda soal sehingga terlebih dahulu dilakukan uji persyaratan yaitu uji normalitas menggunakan uji Homogenitas serta uji linieritas dengan menggunakan uji analisis jalur. Hasil dari analisis jalur : 1) tidak terdapat pengaruh langsung persistensi diri terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika. Dengan kontribusinya sebeser 0,98%; 2) tidak terdapat pengaruh langsung kebiasaan belajar terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika. Kontribusinya sebesar 15,87% ; 3)terdapat pengaruh langsung persistensi diri terhadap kebiasaan belajar. Kontribusi langsung persistensi diri (X1) terhadap Kebiasaan belajar (X2) sebesar 0,9872 x 100% = 97,41%.: 4) tidak terdapat pengaruh tidak langsung yang signifikan persistensi diri terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika melalui kebiasaan belajar.

Cite

CITATION STYLE

APA

Nugraha, M. L. (2015). PENGARUH PERSISTENSI DIRI DAN KEBIASAAN BELAJAR TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA DI SMP SWASTA JAKARTA TIMUR. Research and Development Journal of Education, 2(1). https://doi.org/10.30998/rdje.v2i1.1419

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free