Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keberadaan fenomena ilusi fiskal di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) serta menilai pengaruh dana transfer dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) terhadap belanja daerah. Penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan data sekunder dari 22 kabupaten/kota di NTT selama periode 2020–2024. Analisis dilakukan dengan model regresi data panel menggunakan pendekatan Fixed Effect Model (FEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dana Alokasi Umum (DAU) berpengaruh negatif signifikan terhadap belanja daerah, yang menandakan adanya ilusi fiskal, yaitu kondisi ketika peningkatan transfer dari pemerintah pusat tidak diikuti peningkatan belanja produktif. Sebaliknya, Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Dana Bagi Hasil (DBH) berpengaruh positif signifikan terhadap belanja daerah, sementara Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Pinjaman Daerah tidak berpengaruh signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa struktur keuangan daerah di NTT masih ditandai oleh tingkat ketergantungan yang tinggi terhadap dana transfer pusat, sehingga kemandirian fiskal daerah belum sepenuhnya terwujud.
Cite
CITATION STYLE
Sobang, R. U. L., Molidya, A., & Bolang, R. C. Th. (2025). ANALISIS ILUSI FISKAL DI PROVINSI NTT. JURNAL AKUNTANSI : TRANSPARANSI DAN AKUNTABILITAS, 13(2), 98–103. https://doi.org/10.35508/jak.v13i2.25237
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.