Abstract
Stunting merupakan kondisi pertumbuhan fisik yang terhambat pada anak akibat kurangya gizi, merupakan maslah serius yang dapat memiliki dampak jangka panjang terhadap kesehatan, pendidikan dan perkembangan anak usia sekolah. Selain itu kejadian stunting juga berkaitan dengan kondisi kesehatan saluran cerna, terutama keseimbangan populasi flora normal. Ketika saluran pencernaan anak sehat dan penyerapan zat gizi maksimal, maka secara tidak langsung menurunkan risiko masalah gizi terutama stunting. Kegiatan PKM ini bertujuan memberikan edukasi, pelatihan dan pendampingan kepada guru, siswa dan orang tua terkait pencegahan stunting sehingga mampu berkontribusi mewujudkan Generasi Emas 2045. Community Development adalah metode yang digunakan dalam PKM, secara teknis kegiatan dilakukan dengan sosialisasi, edukasi, pelatihan, pendampingan dan monitoring. Kegiatan PKM ini menyasar siswa kelas 5 dan 6 SDN 11 Sanur yang merupakan remaja awal yang perlu mendapatkan edukasi dan pengetahuan terkait stunting. Berdasarkan kegiatan yang sudah dilakukan didapatkan peningkatan pemahaman terkait stunting sebesar 76,63%. Peningkatan pemahaman terkait kesehatan saluran cerna juga mengalami peningkatan sebesar 84,09%. Program pengabdian kepada masyarakat ini sangat bermanfaat bagi masyarakat mitra dan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat mitra tentang hal-hal untuk meningkatkan derajat kesehatan dalam upaya pencegahan stunting.Stunting is a condition of stunted physical growth in children due to malnutrition, a serious problem that can have a long-term impact on the health, education and development of school-age children. In addition, the incidence of stunting is also related to the health condition of the gastrointestinal tract, especially the balance of the normal flora population. When a child's digestive tract is healthy and nutrient absorption is maximized, it indirectly reduces the risk of nutritional problems, especially stunting. This PKM activity aims to provide education, training and assistance to teachers, students and parents regarding stunting prevention so that they can contribute to realizing the Golden Generation 2045. Community Development is the method used in PKM, technically the activities are carried out by socialization, education, training, mentoring and monitoring. This PKM activity targets 5th and 6th grade students of SDN 11 Sanur who are early adolescents who need to get education and knowledge related to stunting. Based on the activities that have been carried out, an increase in understanding related to stunting is 76,63%. The increase in understanding related to gastrointestinal health has also increased by 84,09%. This community service program is very beneficial for the partner community and is able to increase the partner community's understanding of things to improve health status in an effort to prevent stunting.
Cite
CITATION STYLE
Nursini, N. W., Lestari, P. I., Dewi, N. N. A. I., & Yogeswara, I. B. A. (2024). EDUKASI KESEHATAN SALURAN CERNA SEBAGAI UPAYA DALAM MENCEGAH STUNTING PADA SISWA SEKOLAH DASAR NEGERI 11 SANUR. Jurnal Abdi Insani, 11(4), 1628–1636. https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v11i4.1956
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.