VERTICAL URBAN FARMING CENTER YANG INOVATIF DI SURAKARTA DENGAN PENDEKATAN GREEN ARCHITECTURE

  • Wijaya R
  • Rakhmanty F
N/ACitations
Citations of this article
9Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kota Surakarta merupakan daerah perkotaan yang memiliki sedikit lahan pertanian. Sebagai daerah perkotaan tidak cukup memiliki lahan penghasil pangan, sehingga sangat tergantung pada daerah sekitar melalui mata rantai perdagangan bahan pangan. Kegiatan Vertical Urban Farming dengan sistem hidroponik merupakan solusi dari permasalahan kurangnya lahan pertanian di Surakarta dengan memanfaatkan ruang terbuka yang tidak efisien di lahan terbuka hijau. Di sisi lain Vertical Urban Farming ini mempunyai perkembangan suatu media/alat yang dapat digunakan dengan lebih efisiensi guna memproses serta mengendalikan suatu masalah, dalam bentuk yang paling sederhana, kemajuan teknologi ini akan membuat hemat tenaga kerja dan yang hemat modal. Untuk itu, diperlukannya pembangunan Vertical Urban Farming Center yang inovatif di Surakarta. Permasalahan adalah desain seperti apa yang sesuai untuk fungsi bangunan sebagai penanaman hidroponik, penelitian, edukasi. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif analisis-sintesis. Vertical Urban Farming Center dengan Pendekatan Green Architecture sebagai upaya mencapai desain hijau, arsitektur alami, dan pembangunan berkelanjutan dengan penggunaan energi, air, dan material yang lebih efisien dalam konstruksi.

Cite

CITATION STYLE

APA

Wijaya, R. A., & Rakhmanty, F. P. (2024). VERTICAL URBAN FARMING CENTER YANG INOVATIF DI SURAKARTA DENGAN PENDEKATAN GREEN ARCHITECTURE. Journal of Architecture Cultural and Tourism Studies, 2(2), 51–61. https://doi.org/10.36728/jacts.v2i2.4009

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free