Abstract
Dehidrasi yang terjadi pada orang dewasa dipengaruhi oleh berbagai factor diantaranya adalah factor umur, jenis kelamin, asupan cairan, aktivitas fisik, status gizi, suhu tutuh dan temperature lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan status gizi, asupan cairan dan aktivitas fisik dengan kejadian dehidarasi pada petani jagung di Kabupaten Jeneponto. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan pendekatan observasional analitik dengan desain Cross Sectional Study.Sampel dalam penelitian sebanyak 99 responden yang diperoleh dengan menngunkan rumus slovin dengan teknik Proporsional Random Sampling berdasarkan tempat tinggal diwilayah dusun responden. Data dianalisis dengan menggunakan uji chi-square, untuk mengetahui besar risiko (Odds ratio) paparan terhadap kasus digunakan nilai confidence Interval (CI) sebesar 95% (α 0,05). Hasil Penelitian menunjukkan adanya hubungan antara status gizi (p=0,000, OR=0,659) , aktivitas fisik (p=0,000, OR=3,430) dan asupan cairan (p=0,003, OR= 0,225) dengan status dehidrasi pada petadi di Kab.Jeneponto. Status gizi, aktivitas fisik dan asupan cairan merupakan faktor risiko yang berhubungan dengan terjadinya dehidrasi pada petani jagung di Kabupaten Jeneponto. Petani jagung diharapkan lebih memperhatikan asupan cairan sehari-hari, dengan membawa sarana air minum ke tempat kerja dan mengkonsumsi air minum minimal 2 liter/hari.
Cite
CITATION STYLE
Alam, S., & Majid, N. I. (2023). Status Gizi, Aktivitas Fisik, dan Asupan Cairan Dengan Status Dehidrasi Pada Petani di Kabupaten Jeneponto. Al GIZZAI: Public Health Nutrition Journal, 43–51. https://doi.org/10.24252/algizzai.v3i1.35768
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.