Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana kemiskinan dalam perspektif Al-Quran dan bagaimana strategi Al-Quran dalam mengatasi kemiskinan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan analisis kualitatif deskriptif melalui pendekatan ilmu tafsir dan Al-Quran dan tekhnik pengumpulan data adalah studi pustaka library research). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemiskinan dalam pandangan Al-Qur’an ada dua yaitu fakir dan miskin. Orang fakir adalah orang yang tidak mempunyai daya upaya, baik berupa harta maupun tenaga yang menyebabkan ketidakmampuannya memenuhi hajat hidupnya, sedangkan orang miskin ini memiliki kemampuan untuk bekerja namun belum bisa mencukupi kehidupannya yang masih memerlukan uluran tangan orang-orang yang berada untuk mencukupi kebutuhannya. Dengan demikian, baik fakir maupun miskin keduanya harus mendapatkan uluran tangan kita, demikian Al-Qur’an memandang kemiskinan sedangkan Strategi Al-Qur’an dalam mengatasi kemiskinan di antaranya: al-Qur’an menyeru untuk bekerja dan berusaha, hidup hemat dan tidak berlebih-lebihan, dan memberdayakan ZIS (Zakat, Infaq dan Sedekah).
Cite
CITATION STYLE
Permata, S., Abubakar, A., Sabry, M. S., Yosup Boni, S., & Arifai, S. (2023). STRATEGI PENANGANAN KEMISKINAN DALAM PERSPEKTIF AL-QURAN. Jurnal Asy-Syarikah: Jurnal Lembaga Keuangan, Ekonomi Dan Bisnis Islam, 5(2), 164–177. https://doi.org/10.47435/asy-syarikah.v5i2.2066
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.