Abstract
Penelitian ini bertujuan membuktikan bahwa Tafsīr Āyāt Yā Ayyuhā al-Nās yang ditulis oleh penafsir Indonesia, Syeikh Abd Latif Syakur bercorak haraki moderat. Penafsiran ini menegaskan bahwa anti-kolonial bukan berarti benci dan memerangi non-muslim. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, adapun dalam pengumpulan data, penulis menempuh teknik studi literatur dan dokumentasi. Sifat penelitian ini adalah deskriptif-analisis, yaitu penelitian yang berusaha untuk memberikan gambaran sekaligus mengeksplorasi secara mendalam pandangan dan pendekatan Syakur dalam menguraikan penafsirannya, penulis juga menempuh langkah komparatif, dengan membandingkan pandangan dan pendekatan Syakur dengan penafsiran-penafsiran yang bercorak haraki guna mendapatkan sisi persamaan, perbedaan dan keterpengaruhannya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penafsiran Syakur adalah penafsiran bercorak haraki moderat. Penelitian juga menolak kesimpulan bahwa tafsir haraki menjadi inspirasi para radikalis dan ekstrimis, pendapat ini dikemukakan oleh Aniq, M. Sayydi Quṭb. Sumber data penelitian ini adalah penafsiran Abd Latif Syakur dari karyanya yang berjudul Tafsīr Āyāt Yā Ayyuhā al-Nās, hasil wawancara dan selain itu penulis pun memperkaya penelitian ini dengan merujuk pada sumber lain dari beberapa buku, artikel jurnal, dan karya tulis ilmiah lain yang berkaitan dengan tema penelitian ini.
Cite
CITATION STYLE
Marzuki, A., Jannah, D., Muhaimin, A., Fadilla, Z., & Amajida, F. (2025). Tafsir Haraki Moderat: Kajian atas Tafsīr Āyāt Yā Ayyuhā al-Nās Karya Syeikh Abdul Latif Syakur 1882-1963 M. Jurnal Bimas Islam, 18(2), 503–532. https://doi.org/10.37302/jbi.v18i2.1669
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.