Abstract
Solor sebagai primadona perdagangan cendana di Indonesia pada masa itu menyebabkan wilayahnya menjadi incaran kekuasaan oleh banyak pihak. Sebut saja Majapahit, Ternate, Belanda dan Portugis. Selain berhasrat menguasai Solor, mereka juga memperluas pengaruhnya dalam hal politik, ekonomi bahkan agama. Sehingga tidak mengherankan apabila jejak-jejak peninggalan kekuasaan mereka masih tergambar jelas melalui pengaruhnya terhadap kehidupan masyarakat Solor itu sendiri. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengaruh tersebut pada akhirnya menyebabkan pada munculnya masyarakat Solor yang multikultur. Multikulturalisme masyarakat Solor sendiri tercermin melalui berbagai hal, diantaranya dari keragaman etnis, agama dan bahasa.
Cite
CITATION STYLE
Ngarsih, W. (2019). Pengaruh Perdagangan Cendana Terhadap Multikulturalisme Di Solor Pada Abad X-Xvi. FACTUM: Jurnal Sejarah Dan Pendidikan Sejarah, 8(2), 247–260. https://doi.org/10.17509/factum.v8i2.22151
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.