Abstract
Elderly is a natural process that cannot be avoided by every individual in the final phase of human development. The high number of elderly and the problems faced by them are also getting higher, especially in experiencing high levels of anxiety caused by various factors such as thinking about advancing age and how it has an impact on the inability to meet needs and think about problems that occur in the family. Along with experiencing a high level of anxiety, it has an impact on the quality and sleep pattern of the elderly, which consists of two aspects, namely good and bad, resulting in various kinds of possibilities for the elderly experiencing health problems. The purpose of this study was to determine the relationship between anxiety and sleep quality in elderly people with hypertension at the Pekan Heran Health Center, Rengat Barat District, and Indragiri Hulu Regency. The type of research used in this research is quantitative with descriptive correlation using a cross-sectional design. The number of samples is 108, and the sampling technique in this study is purposive sampling. The results showed that most of the anxiety in the elderly was in the moderate category, with 41 respondents (38.0%). Most of the sleep quality of elderly hypertensives is in the good category, according to 61 respondents (56.5%). Anxiety has a relationship with the sleep quality of the elderly with hypertension, where there is a p value of 0.000. Health workers at the Puskesmas are advised to be able to explore family support for the elderly so that they can help maintain sleep quality in elderly hypertensives. Lansia adalah suatu proses alami yang tidak dapat dihindari oleh setiap individu pada fase akhir dari perkembangan manusia. Tingginya jumlah lansia maka permasalahan yang dihadapi oleh lansia juga semakin tinggi, terutama dalam mengalami tingkat ansietas yang tinggi disebabkan oleh berbagai faktor seperti memikirkan umur yang semakin lanjut sehingga berdampak pada ketidakmampuan dalam memenuhi kebutuhan dan memikirkan masalah yang terjadi pada keluarga. Seiring dengan mengalami tingkat ansietas yang tinggi maka berdampak pada kualitas dan pola tidur lansia yang terdiri dari dua aspek yaitu baik dan tidak baik sehingga mengakibatkan berbagai macam kemungkinan lansia mengalami gangguan kesehatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Ansietas Terhadap kualitas Tidur Pada Lansia Hipertensi di Puskesmas Pekan Heran Kecamatan Rengat Barat Kabupaten Indragiri Hulu. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan deskriptif korelasional dengan menggunakan rancangan cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 108 responden dengan teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah Purposive sampling. Hasil penelitian diperoleh ansietas pada lansia sebagian besar pada kategori sedang sebanyak 41 responden (38,0%). Kualitas tidur lansia hipertensi sebagian besar pada kategori baik sebanyak 61 responden (56,5%). Ansietas memiliki hubungan dengan kualitas tidur lansia Hipertensi dimana terdapat p value 0,000. Tenaga kesehatan di Puskesmas disarankan untuk dapat menggali dukungan keluarga pada lansia sehingga dapat membantu mempertahankan kualitas tidur pada lansia hipertensi.
Cite
CITATION STYLE
Ramadia, A., Valentino, F., & Rahmaniza, R. (2023). hubungan ansietas dengan kualitas tidur lansia hipertensi diwilayah puskesmas UPTD indra giri hilir. Al-Asalmiya Nursing: Jurnal Ilmu Keperawatan (Journal of Nursing Sciences), 12(1), 1–8. https://doi.org/10.35328/keperawatan.v12i1.2427
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.