Pola Pertumbuhan Karang Genus Acropora Hasil Transplantasi Pada Media Blok Mars dan Meja di Perairan Pantai Pandanan Lombok Utara

  • Fitriani R
  • Rosyada V
  • Adiba N
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
8Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pantai Pandanan yang terletak di Desa Malaka kecamatan Pemenang merupakan salah satu destinasi wisata pantai yang terletak di Lombok Utara. Pantai Pandanan memililiki ekosistem terumbu karang yang mendukung keanekaragaman hayati lokal dan merupakan bagian penting dari ekosistem laut setempat. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan pertumbuhan karang Acropora yang ditransplantasi menggunakan dua jenis media, yaitu blokmars dan meja, di perairan Pantai Pandanan, Lombok Utara. Penelitian dilakukan selama empat bulan, dari Mei hingga Agustus 2024, dengan pengamatan pertumbuhan panjang karang setiap bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karang yang ditransplantasi pada media blokmars mengalami pertumbuhan yang lebih signifikan dibandingkan dengan media meja. Rata-rata pertumbuhan karang pada media blokmars meningkat lebih cepat pada awal periode transplantasi, sedangkan pada media meja pertumbuhannya lebih lambat. Media blokmars terbukti lebih stabil dan efektif dalam mendukung pertumbuhan karang, karena memiliki struktur yang memfasilitasi perlengketan dan penyediaan nutrisi yang optimal. Berdasarkan hasil ini, media blokmars direkomendasikan sebagai pilihan yang lebih baik untuk kegiatan rehabilitasi terumbu karang

Cite

CITATION STYLE

APA

Fitriani, R., Rosyada, V., Adiba, N., Ardiansyah, Y., Jefri, E., Himawan, M. R., & Lestariningsih, W. A. (2024). Pola Pertumbuhan Karang Genus Acropora Hasil Transplantasi Pada Media Blok Mars dan Meja di Perairan Pantai Pandanan Lombok Utara. JURNAL SAINS TEKNOLOGI & LINGKUNGAN, 10(3), 528–540. https://doi.org/10.29303/jstl.v10i3.749

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free