Penguatan Peran Kader sebagai Center for Child Development (CCD) di Posyandu Arum Sari O7 Desa Kembangarum

  • Khasanah N
  • Astuti I
  • Wijayanti K
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
14Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

. Latar belakang: Stunting merupakan masalah utama yang saat ini dihadapi oleh Indonesia dalam bidang kesehatan. Pada baduta, secara keseluruhan terdapat 18 provinsi dengan prevalensi tinggi (30% - < 40%) yang memiliki masalah status gizi sangat pendek dan pendek, dimana salah satunya adalah provinsi jawa tengah kabupaten Demak. Kader posyandu sebagai lini pertama perlu meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan untuk dapat melaksanakan tugasnya secara optimal dalam pemantauan tumbuh kembang balita. Tujuan: Meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan kader terkait pemantauan pertumbuhan dan perkembangan balita untuk dapat melakukan pemantauan pertumbuhan secara rinci, serta melakukan stimulasi perkembangan balita yang datang ke Posyandu. Hasil:  Terdapat peningkatan pengetahuan tentang deteksi dini tumbuh kembang anak dan ketrampilan pengukuran pertumbuhan maupun perkembangan pada 29 Kader Posyandu Arum Sari setelah diberikan pelatihan. Terdapat peningkatan ketrampilan skrining pertumbuhan maupun perkembangan pada 6 kader Posyandu Arum Sari 07 setelah dilakukan pendampingan.  Kesimpulan: Posyandu dapat dijadikan sebagai Center for Child Development (CCD) melalui pelatihan yang intensif.

Cite

CITATION STYLE

APA

Khasanah, N. N., Astuti, I. T., Wijayanti, K., Susanto, H., & Issroviatiningrum, R. (2022). Penguatan Peran Kader sebagai Center for Child Development (CCD) di Posyandu Arum Sari O7 Desa Kembangarum. J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 7(1), 64–70. https://doi.org/10.25047/j-dinamika.v7i1.1549

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free