HUBUNGAN NILAI BELAJAR MATEMATIKA SISWA DAN POLA ASUH ORANG TUA

  • Supit D
N/ACitations
Citations of this article
7Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tujuan riset ini untuk mengenali apakah terdapat hubungan nilai belajar matematika siswa dan pola asuh orang tua. Riset mengadaptasi kuesioner dari Puspicahyani (2006) serta didistribusikan kepada 60 siswa kelas V SD Advent Unklab Airmadidi untuk mengenali adanya hubungan pola asuh orang tua terhadap nilai belajar Matematika. Riset ini merupakan penelitian deskripstif kuantitatif, digunakan untuk menanggapi rumusan permasalahan. Hasil riset ini mengindikasikan pola asuh orang tua yang dilihat dari 3 model pola asuh ialah otoriter, demokratis serta permisif, yang dominan merupakan pola asuh demokratis dengan menggunakan spearman r’ho p=.350 Perihal ini berarti orang tua siswa kelas V SD Advent Unklab Airmadidi lebih dominan dalam mempraktikkan pola asuh demokratis. Berikutnya buat tingkatan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Matematika nilai Meter= 83.4, yang maksudnya kalau siswa mempunyai hasil yang baik pada mata pelajaran Matematika. Hasil dari riset ini meyakinkan tidak ada hubungan yang signifikan antara pola asuh orang tua dengan Nilai belajar Matematika siswa.

Cite

CITATION STYLE

APA

Supit, D. (2022). HUBUNGAN NILAI BELAJAR MATEMATIKA SISWA DAN POLA ASUH ORANG TUA. JUMLAHKU: Jurnal Matematika Ilmiah STKIP Muhammadiyah Kuningan, 8(1), 69–83. https://doi.org/10.33222/jumlahku.v8i1.1874

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free