Abstract
Karies gigi dan penyakit periodontal merupakan penyakit di rongga mulut yang paling banyak ditemukan. Karies gigi ini dapat terjadi pada setiap orang tanpa memandang umur termasuk remaja. Pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut anak, peranan orang tua sangatlah penting. Namun, bagi remaja yang tinggal di pondok pesantren tentu interaksinya dengan orang tua akan berkurang, sehingga segala bentuk pengajaran dan pendidikan pun berkurang, maka disinilah pentingnya peran para pengasuh pondok pesantren dalam membina santrinya tidak hanya pada sisi rohaniah tetapi juga dalam hal menjaga kesehatan, mengingat perannya sebagai orang tua asuh bagi para santrinya. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional, yang melibatkan seluruh populasi yg berjumlah 51 orang sebagai sampel. Data dikumpulkan melalui wawancara terpimpin dengan menggunakan kuesioner. Hasil dari penelitian ini memperlihatkan bahwa Poskestren tidak berperan aktif terhadap usaha-usaha pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut santri. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa Poskestren kurang berperan aktif dalam upaya pencegahan (promotif dan preventif) serta kurang berperan dalam penanganan berbagai masalah penyakit gigi dan mulut khususnya kejadian karies (Kuratif) yang dialami oleh santri di Pondok Pesantren Roudhotul Jannah Makassar.
Cite
CITATION STYLE
Lesmana, H., Supriatna, A., Priyambodo, A., Wahju Purwaningsih, R., & Nuraziziah, N. (2023). Peran Pos Kesehatan Pesantren (Poskestren) Terhadap Upaya Promotif, Preventif dan Kuratif Karies Gigi Santri Pondok Pesantren Roudhotul Jannah Makassar. Media Kesehatan Gigi : Politeknik Kesehatan Makassar, 22(2), 68–74. https://doi.org/10.32382/mkg.v22i2.345
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.