Konfigurasi Cekungan Barito Kalimantan Selatan Berdasarkan Analisis Data Gayaberat

  • Mirnanda E
N/ACitations
Citations of this article
55Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Cekungan Barito agak lonjong dengan poros utama berarah Timurlaut - Baratdaya. Penampang cekungan tidak simetris, sayap bagian timur terjal sedang sayap barat relatip datar. Tepat di bagian poros utama cekungan dengan nilai anomali sekitar -25 mGal, batuan dasar Granit sebagai batuan dasar berumur pra-Tersier mencapai kedalaman kurang lebih 11 km di bawah permukaan. Di bagian cekungan ini, diisi batuan sedimen Tersier Tua setebal 5 km dan sedimen Tersier Muda diatasnya setebal 6 km. Ke arah timur sedimen Tersier Muda makin menipis dan diakhiri oleh kemunculan sedimen Tersier Tua akibat seretan intrusi batuan beku. Ke arah barat, nilai anomali gayaberat Bouguer naik secara perlahan mencapai +40 mGal, kemungkinan batuan dasar Granit makin mendekati permukaan sekitar 6 sampai 7 km, diatasnya ditindih oleh sedimen Tersier Tua dengan tebal 5 km yang tertutup oleh sedimen Tersier Muda setebal 1 sampai 2 km. Berdasarkan analisis model rapat massa bawah permukaan diperoleh bahwa sedimen berumur Tersier dan pra-Tersier dengan rapatmassa masing-masing 2,20 gr/cm 3 dan 2,40 gr/cm 3 merupakan lapisan paling atas, kemudian disusul oleh batuan dengan rapatmassa 2,68 gr/cm 3 sebagai cerminan batuan dasar Granitik dan 3,10 gr/cm 3 mewakili Mantel Atas. Selain itu batuan Ultrabasa yang tersingkap di bagian pegunungan Meratus yang memiliki rapatmassa 2,90 gr/cm 3 yang menumpang di atas batuan Granitik dan diterobos oleh batuan intrusi Granit dengan rapatmassa 2,72 gr/cm 3.

Cite

CITATION STYLE

APA

Mirnanda, E. (2020). Konfigurasi Cekungan Barito Kalimantan Selatan Berdasarkan Analisis Data Gayaberat. INDONESIAN JOURNAL OF APPLIED PHYSICS, 10(2), 97. https://doi.org/10.13057/ijap.v10i2.27076

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free