Abstract
Pembelajaran di Sekolah Tinggi Agama Islam Nurul Iman Parung Bogor khususnya pada mata kuliah Ilmu Kalam menghadapi tantangan dan problematika baru. Desain evaluasi yang digunakan adalah mahasiswa diminta untuk menjawab pertanyaan terkait pendapat dari permasalahan pada artikel ilmiah yang dikirimkan melalui Whatsapp. Namun, direktori tugas tidak terkontrol karena banyaknya pesan yang tertumpuk atau file terhapus. Akibatnya proses evaluasi tidak maksimal. Selain itu mahasiswa juga dituntut bagus kemampuan berpikir kritisnya sehingga perlu ada alat evaluasi yang dapat mengukur kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Tujuan peneitian ini adalah untuk mendeskripsikan implementasi evaluasi dengan Google Classroom dan tingkat kemampuan berpikir kritis mahasisswa. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan studi kasus. Data dikumpulkan dengan teknik observasi dan dokumentasi. Subjek penelitian ini sekaligus sampel adalah mahasiswa di kelas B Ilmu Kalam jurusan Akhwal Syakhsiyah yang berjumlah 159 orang yang dipilih dengan purposive sampling. Hasil penelitian ini adalah evaluasi pembelajaran menggunakan Google Classroom untuk mengukur kemampuan berpikir kritis mahasiswa dilakukan dengan tiga tahapan yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Disimpulkan bahwa mahasiswa dalam menyelesaikan masalah yang diberikan sudah mulai mengembangkan kemampuan berpikir kritis dengan dibuktikan bahwa rata-rata nilai akhir 82,68.
Cite
CITATION STYLE
Lutfiyatun, E., & Kurniati, D. (2023). Evaluasi Pembelajaran dengan Google Classroom untuk Mengukur Kemampuan Berpikir Kritis. An Naba, 6(1), 1–15. https://doi.org/10.51614/annaba.v6i1.149
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.