Abstract
Kapasitas rutan dan lapas di Jawa Barat saat ini mengalami kelebihan sampai dengan 52 %, salah satu dampak yang terjadi adalah penyimpangan perilaku seksual. Penyimpangan perilaku seksual dapat disebabkan oleh buruknya kesehatan mental seorang narapidana. Penggunaan Terapi Bacaan al-Qur’an (TBQ) sebagai intervensi untuk kesehatan mental belum dilakukan pada kelompok lesbian ini. Penelitian ini untuk mengetahui adanya pengaruh Terapi Bacaan al-Qur’an (TBQ) sebagai biblioterapi Islami pada kesehatan mental narapidana wanita yang mengalami penyimpangan orientasi seksual (lesbian). Penelitian kuantitatif dengan quasi eksperimen time series design. Sample penelitian ini adalah 22 responden. Responden diberikan kuisioner Mental Health Inventory, kemudian diberikan intervensi: 1) sesi membaca Al-Quran dan 2) membaca Biblioterapi Islami sebanyak 1 kali setiap hari Jum’at selama tiga pekan berturut-turut dengan tema yang berbeda-beda. Analisis bivariate yang digunakan adalah uji repetead Anova. Terdapat pengaruh pemberian Terapi Bacaan al-Qur’an (TBQ) sebagai biblioterapi Islami pada peningkatan kesehatan mental (p < 0,001). Biblioterapi Islami ini mendorong responden menyadari fitrahnya sebagai perempuan, mengenal penciptanya serta kewajiban terhadap pencipta-Nya. Terapi Bacaan al-Qur’an (TBQ) sebagai biblioterapi Islami dapat menjadi salah satu pilihan intervensi spiritual untuk kelompok wanita lesbian yang beragama Islam dalam meningkatkan kesehatan mentalnya.
Cite
CITATION STYLE
Dewi, I. P., Suryadi, R. A., & Fitri, S. U. R. (2020). Pengaruh Terapi Bacaan Al-Qur’an (TBQ) sebagai Biblioterapi Islami pada Kesehatan Mental Narapidana Lesbian. Faletehan Health Journal, 7(02), 104–112. https://doi.org/10.33746/fhj.v7i02.135
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.