STATUS DAN KREDIBILITAS SAHABAT NABI DALAM PERIWAYATAN HADIS

  • Irfan M
N/ACitations
Citations of this article
43Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Dalam peristiwa haji wada' Nabi berwasiat untuk selalu berpegang teguh kepada AI-Qur'an dan Hadis. Atas dasar wasiat ini serta beberapa ayat AI­Qur'an, para ulama sepakat menyatakan bahwa sumber ajaran Islam yang pertama, dan kedua adalah AI-Qur'an dan Hadis.Sebelum hadis Nabi berhasil dibukukan, ia berada pada catatan-catatan dan hafalan para sahabat Nabi, sehingga hadis Rasulullah SAW bisa sampai, kepada kita melalui· sahabat, Menurut disiplin ilmu Hadis, bahwa diantara persyaratan pembawa berita atau periwayat hadis adalah seorang periwayat harus mempmryai sifat adil, berkualitas dan kredibilitasnya baik .Keadilan, kualitas dan kredibilitas sahabat Nabi inilah yang akan kita ditelaah lebih lanjut dalam kaitantnya dengan kualitas sebuaH hadis , untuk dijadikan sumber hukum dan dalil kedua setelah AI-Qur'an sebagaimana wasiat Nabi SAW di atas.

Cite

CITATION STYLE

APA

Irfan, M. N. (2006). STATUS DAN KREDIBILITAS SAHABAT NABI DALAM PERIWAYATAN HADIS. ALQALAM, 23(3), 333. https://doi.org/10.32678/alqalam.v23i3.1501

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free