Abstract
Dormansi pada benih kacang tanah ( Arachis hypogaea L.) dapat mengakibatkan pertumbuhan benih yang tidak seragam di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas perlakuan pematahan dormansi dan hubungannya terhadap viabilitas benih. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Uji Mutu Benih Balitkabi pada bulan Februari-April 2017. Percobaan menggunakan rancangan acak kelompok lengkap (RAKL), terdiri dari dua faktor. Faktor pertama adalah dua varietas kacang tanah (Kelinci dan Hypoma 2), dan faktor kedua adalah lima perlakuan pematahan dormansi (perendaman dalam air satu hari, pemanasan dalam oven suhu 40ºC selama tiga hari, lima hari, dan tujuh hari, serta kontrol). Hasil penelitian menunjukkan Hypoma 2 teridentifikasi mengalami dormansi sedangkan Kelinci tidak mengalami dormansi setelah tiga bulan disimpan dari waktu panen. Terdapat interaksi antara varietas dengan perlakuan pada variabel kadar air, kebocoran elektrolit (DHL), kecepatan tumbuh dan indeks vigor.
Cite
CITATION STYLE
Hapsari, R. T., & Rezeki, S. (2018). Pengaruh Pematahan Dormansi terhadap Viabilitas Benih Kacang Tanah. Buletin Palawija, 16(1), 46. https://doi.org/10.21082/bulpa.v16n1.2018.p46-51
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.