Abstract
Fluktuasi suhu dapat menyebabkan anak ayam merasa stres, penurunan tingkat pertumbuhan, dan peningkatan kerentanan terhadap penyakit. Pemantauan dan penyesuaian suhu di kandang ayam secara manual membutuhkan banyak tenaga dan rentan terhadap kesalahan manusia. Sehingga perlu proses monitoring suhu otomatis untuk meningkatkan efisiensi peternakan. Metode penelitian ini menggunakan metode Research & Development. Pengatur suhu kandang ayam otomatis ini menggunakan sensor DHT22, Wemos D1 R32, LCD, relay, buzzer, led, lampu pijar, kipas dc, dan bot telegram. DHT22 digunakan sebagai sensor suhu. Wemos D1 R32 sebagai mikrokontroler. Jika suhu melebihi atau kurang dari batas yang telah ditentukan maka relay yang menghubungkan dengan kipas atau lampu akan menyala atau mati sesuai dengan hasil yang didapat, kemudian hasil akan dikirimkan melalui telegram. Berdasarkan hasil uji coba, produk ini memiliki tingkat error sebesar 4,12 %.
Cite
CITATION STYLE
Mustianto, F. H., Asni Tafrikhatin, & Ajeng Tiara Wulandari. (2023). Rancang Bangun Pengatur Suhu Kandang Ayam Otomatis Menggunakan Sensor DHT22 Berbasis Wemos D1 R32 Dengan Keluaran Berupa LCD dan Notifikasi Telegram. JASATEC : Journal of Students of Automotive, Electronic and Computer, 2(1), 9–19. https://doi.org/10.37339/jasatec.v2i1.1237
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.