Rancang Bangun Pengatur Suhu Kandang Ayam Otomatis Menggunakan Sensor DHT22 Berbasis Wemos D1 R32 Dengan Keluaran Berupa LCD dan Notifikasi Telegram

  • Mustianto F
  • Asni Tafrikhatin
  • Ajeng Tiara Wulandari
N/ACitations
Citations of this article
121Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Fluktuasi suhu dapat menyebabkan anak ayam merasa stres, penurunan tingkat pertumbuhan, dan peningkatan kerentanan terhadap penyakit. Pemantauan dan penyesuaian suhu di kandang ayam secara manual membutuhkan banyak tenaga dan rentan terhadap kesalahan manusia. Sehingga perlu proses monitoring suhu otomatis untuk meningkatkan efisiensi peternakan. Metode penelitian ini menggunakan metode Research & Development. Pengatur suhu kandang ayam otomatis ini menggunakan sensor DHT22, Wemos D1 R32, LCD, relay, buzzer, led, lampu pijar, kipas dc, dan bot telegram. DHT22 digunakan sebagai sensor suhu. Wemos D1 R32 sebagai mikrokontroler. Jika suhu melebihi atau kurang dari batas yang telah ditentukan maka relay yang menghubungkan dengan kipas atau lampu akan menyala atau mati sesuai dengan hasil yang didapat, kemudian hasil akan dikirimkan melalui telegram. Berdasarkan hasil uji coba, produk ini memiliki tingkat error sebesar 4,12 %.

Cite

CITATION STYLE

APA

Mustianto, F. H., Asni Tafrikhatin, & Ajeng Tiara Wulandari. (2023). Rancang Bangun Pengatur Suhu Kandang Ayam Otomatis Menggunakan Sensor DHT22 Berbasis Wemos D1 R32 Dengan Keluaran Berupa LCD dan Notifikasi Telegram. JASATEC : Journal of Students of Automotive, Electronic and Computer, 2(1), 9–19. https://doi.org/10.37339/jasatec.v2i1.1237

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free