Abstract
ASI Eksklusif memiliki kontribusi yang besar terhadap tumbuh kembang dan daya tahan tubuh anak. Hasil studi pendahuluan di RSKM Kota Cilegon tahun 2021 di ketahui bahwa dari 720 bayi menyusui, yang mendapatkan ASI eksklusif sebanyak 288 bayi (40%). Rendahnya cakupan pemberian ASI Eksklusif di pengaruhi banyak faktor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa hubungan sikap ibu, pengelolaan laktasi persalinan dan lingkungan sosial terhadap perilaku pemberian ASI eksklusif pada ibu menyusui. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan disain potong lintang dengan mengambil data dari seluruh ibu menyusui yang melakukan persalinan di RS Krakatau Medika Kota Cilegon (n=98). Analisa dilakukan menggunakan chi-square dengan pemberian ASI eksklusif sebagai variabel dependen dan sebagai variabel independen adalah siakp, pengelolaan laktasi persalinan dan lingkungan sosial. Hasil penelitian univariat menunjukkan pemberian yang tidak ASI eksklusif sebesar 42 orang (47,2%). Analisa bivariat dengan uji chi square menunjukan ada hubungan yang signifikan p value (<0,05) antara pemberian ASI eksklusif dengan sikap p= 0,047, OR = 2,5, pengelolaan laktasi p= 0,016, OR= 3,1 dan lingkungan social p= 0,001, OR= 4,7. Hasil ini mengindikasikan perlunya meningkatkan pendidikan kesehatan melalui pembuatan media KIE (Komunikasi. Informasi dan Edukasi) tentang ASI eksklusif.
Cite
CITATION STYLE
Ningsih, V. K., Sumanti, N. T., & Lisca, S. M. (2023). HUBUNGAN SIKAP IBU, PENGELOLAAN LAKTASI PERSALINAN DAN LINGKUNGAN SOSIAL TERHADAP PERILAKU PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA IBU MENYUSUI DI RUMAH SAKIT MEDIKA KRAKATAU CILEGON TAHUN 2022. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 2(9), 3589–3603. https://doi.org/10.55681/sentri.v2i9.1508
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.