MANAJEMEN KONFLIK SEBAGAI STRATEGI PENINGKATAN KINERJA TENAGA KESEHATAN DI RSUD

  • Saputra M
  • Alkhusari A
N/ACitations
Citations of this article
218Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Latar Belakang: Mayoritas masyarakat dan organisasi di Indonesia masih memandang konflik adalahhal yang buruk dan merusak sehingga kurang mendapatkan perhatian yang serius, ditambah kurangnyapengetahuan tentang manajemen konflik. Bila konflik dibiarkan terus berlarut makakeharmonisan,keselarasan, dan keseimbangan dalam kinerjapun akan ikut terpengaruh. Tujuan: Tujuan penelitianini untuk mengetahui hubungan manajemen konflik dengan cara kompetisi, kolaboratif, menghindar,dan akomodasi dengan kinerja tenaga kesehatan. Metode: Penelitian kuantitatif ini mengunakandesain studi cross sectional melalui pendekatan analitik observasional dengan sampel sebanyak 198responden yang diambil menggunakan tekhnik proportionate random sampling. Hasil: Hasil penelitiandidapatkan tidak ada hubungan kompetisi (P-Value = 0,134) dan menghindar (P-Value = 0,084)dengan kinerja tenaga kesehatan, ada hubungan kolaboratif (P-Value = 0,034), kompromi (P-Value =0,015), dan akomodasi (P-Value = 0,002) dengan kinerja tenaga kesehatan.Saran:Tenaga kesehatandan para manajer diharapkan agar dapat menambah serta meningkatkan pengetahuan tentangmanajemen konflik dan menggunakannya dalam menyelesaikan konflik yang terjadi.Kata Kunci : Manajemen Konflik, Kinerja, Tenaga Kesehatan

Cite

CITATION STYLE

APA

Saputra, M. A. S., & Alkhusari, A. (2021). MANAJEMEN KONFLIK SEBAGAI STRATEGI PENINGKATAN KINERJA TENAGA KESEHATAN DI RSUD. Jurnal ’Aisyiyah Medika, 6(1). https://doi.org/10.36729/jam.v6i1.768

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free