Teori Penetrasi Sosial dalam Pengungkapan Diri Homoseksual kepada Keluarganya

  • Shanaz N
N/ACitations
Citations of this article
163Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Perbedaan pandangan mengenai orientasi seksual dan norma yang diadopsi di Indonesia telah mempengaruhi keputusan kaum homoseksual dalam mengungkapkan jati dirinya kepada lingkungannya, terutama keluarga. Perilaku homoseksual tidak dianggap normal dan oleh karena itu tidak dapat diterima di masyarakat karena dianggap sebagai perilaku menyimpang. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana proses keterbukaan diri kaum homoseksual terhadap keluarganya dan faktor apa saja yang mempengaruhi keputusan dalam pengungkapan jati diri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kajian literatur terhadap 10 jurnal yang telah dikumpulkan berdasarkan ketersesuaian dengan topik yang dibahas. Teori yang digunakan dalam penelitian ini antara lain komunikasi interpersonal, pengungkapan diri, dan teori penetrasi sosial. Dari hasil penelitian, ditemukan bahwa proses keterbukaan diri berlangsung secara berbeda antar tiap partisipan homoseksual. Proses komunikasi yang terjadi dalam pengungkapan orientasi seksual tidak terjadi secara verbal saja, namun secara non verbal melalui perubahan penampilan menjadi feminin. Hambatan juga ditemukan dalam proses pengungkapan diri kepada keluarga, yang paling utama didasari oleh ketakutan akan mengecewakan keluarga. Meski demikian, homoseksual tetap memilih untuk mengungkapkan jati dirinya kepada keluarga karena berbagai alasan, baik secara internal melalui keinginan pribadi maupun dorongan pihak eksternal.

Cite

CITATION STYLE

APA

Shanaz, N. V. (2021). Teori Penetrasi Sosial dalam Pengungkapan Diri Homoseksual kepada Keluarganya. JRK (Jurnal Riset Komunikasi), 11(2). https://doi.org/10.31506/jrk.v11i2.10071

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free