Tantangan Pendidikan Islam Menuju Era Society 5.0: Urgensi Pengembangan Berpikir Kritis dalam Pembelajaran PAI di Sekolah Dasar

  • Santoso B
  • Triono M
  • Zulkifli Z
N/ACitations
Citations of this article
683Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tujuan penelitian dari artikel ini adalah memaparkan pentingnya pengembangan berpikir kritis dan implementasinya dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) serta kaitannya terhadap pendidikan Islam di era Society 5.0 terkusus pada sekolah dasar. Konsep berpikir kritis yang digunakan adalah teori belajar Taksonomi Bloom. Pendekatan penelitian menggunakan penelitian kepustakaan (library research) dengan metode analisis isi (content analysis). Sumber data berasal dari jurnal maupun buku dalam bidang pendidikan Islam dan pengembangan berpikir kritis menggunakan konsep taksonomi bloom. Pengumpulan data dilakukan dengan cara mengumpulkan reverensi terkait, baik secara manual maupun secara digital. Setelah data tersebut terkumpul kemudian dilakukan display, reduksi dan dikonstruksi sehingga muncul konsep baru yang utuh dan kekinian Penelitian ini menghasilkan perlunya pengembangan pembelajaran PAI pada aspek kognitif, afektif dan psikomotorik pada dan di integrasikan dalam pembelajaran di sekolah dasar. Hal tersebut semakin mendesak sebab tantangan pendidikan pada era society 5.0 mengharuskan dunia pendidikan termasuk sekolah dasar dapat untuk menghasilkan lulusan yang tanggap terhadap teknologi.

Cite

CITATION STYLE

APA

Santoso, B., Triono, M., & Zulkifli, Z. (2023). Tantangan Pendidikan Islam Menuju Era Society 5.0: Urgensi Pengembangan Berpikir Kritis dalam Pembelajaran PAI di Sekolah Dasar. Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar, 5(1), 54–61. https://doi.org/10.36232/jurnalpendidikandasar.v5i1.2963

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free