Collaborative Governance Dalam Program Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni Di Kota Surakarta

  • Pamungkas O
  • Sudibyo D
N/ACitations
Citations of this article
74Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kolaborasi yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Surakarta dengan pihak lain diluar pemerintahan dalam Program Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni serta faktor yang mendukung dan menghambat kolaborasi tersebut. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara. Informan yang diwawancarai dipilih melalui teknik purposive sampling. Uji Validitas data yang digunakan adalah teknik triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Teknik analisis data menggunakan model analisis data Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses kolaborasi yang dilakukan oleh Pemerintah Kota dalam hal ini diwakili oleh Dinas Perumahan dan Pertanahan Serta Sekretaris Daerah bagian Perekonomian dengan pihak BUMD dan komunitas daerah sudah baik dan berjalan dengan lancar sesuai dengan praturan yang ditetapkan. Sementara itu faktor yang mendukung kolaborasi antara lain kesamaan visi dan misi, rasa saling percaya satu sama lain, komitmen yang tinggi, dan pertanggung jawaban yang baik diantara mereka. Namun, faktor penghambat dalam kolaborasi ini yaitu belum adanya Peraturan yang mengikat diantara mereka atau peraturan khusus dalam kolaborasi ini.

Cite

CITATION STYLE

APA

Pamungkas, O. D., & Sudibyo, D. P. (2021). Collaborative Governance Dalam Program Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni Di Kota Surakarta. Journal of Governance and Policy Innovation, 1(1), 1–17. https://doi.org/10.51577/jgpi.v1i1.68

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free