Pelaksanaan KKN Berparadigma Integrasi-Interkoneksi dalam Menopang Transformasi Masyarakat (Sebuah Rintisan Pendekatan Participatory Action Research)

  • Salehudin A
N/ACitations
Citations of this article
54Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

KKN merupakan bagian integral sistem pendidikan tinggi. Oleh karena itu, sering perubahan IAIN menjadi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, dimana paradigm keilmuannya juga berubah menjadi integrasi-interkoneksi, KKN UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta seyogyanya juga menganut paradigm tersebut. Berdasarkan hal tersebut, ada dua hal yang ingin dijawab dari tulisan ini, yaitu bagaimana paradigma integrasi-interkoneksi dirumuskan dan dilaksanakan dalam bentuk program kerja, dan apa factor penghambat dan pendoroangnya. Untuk menjawab persoalan tersebut, penulis melakukan penelitian di dua lokasi KKN di dusun Sanggrahan dan Rajek Wetan dengan  peserta  30 orang. Agar tidak semata-mata teoritis, penelitian ini metode semi participatory action research. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa untuk merumuskan KKN Integratif-interkonektif perlu kesadaran bahwa antarilmu (agama dan sekular) harus saling terkait untuk menyelesaikan problem masyarakat. Hambatan yang sering terjadi adalah ketidak pahaman mahasiswa atas peran yang harus dilakukan sebagai peserta KKN.

Cite

CITATION STYLE

APA

Salehudin, A. (2017). Pelaksanaan KKN Berparadigma Integrasi-Interkoneksi dalam Menopang Transformasi Masyarakat (Sebuah Rintisan Pendekatan Participatory Action Research). Aplikasia: Jurnal Aplikasi Ilmu-Ilmu Agama, 16(2), 63. https://doi.org/10.14421/aplikasia.v16i2.1167

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free