Abstract
Kelompok perajin gerabah Siti Kencono Aji yang terletak di Desa Panjangrejo merupakanpenghasil gerabah yang memiliki produk silindris dan belum banyak melakukandiversifikasi produk dan finishing pada bodi gerabahnya. Sebagian besar belummemahami perkembangan finishing sesuai tren desain selaras dengan kebutuhanmasyarakat modern. Program IbM yang dilaksanakan dengan fokus kegiatan padapeningkatan teknik finishing menuju tren desain keramik. Kegiatan IbM dilaksanakandengan menerapkan metode ceramah, diskusi, pembuatan diversifikasi produk (desain),praktik pembuatan produk, dan aplikasi teknik finishing. Teknik finishing menggunakanbahan finishing pabrikasi yang ramah lingkungan (water based) sesuai standar regulasiekspor agar produk hasil program IbM dapat merambah ke pasar global. Hasil kegiatanprogram IbM telah menghasilkan diversifikasi produk keramik silindris dan nonsilindrissesuai tren desain yang memiliki multifungsi guna. Produk-produk gerabah memilikifungsi praktis sesuai kegunaannya dan di sisi lain juga dapat menjadi benda hias. Teknikfinishing pada bodi gerabah mampu memberikan kesan visual estetik yang indah sehinggameningkatkan kesan modern dan mewah di ruang interior atau eksterior. Tampilan estetikdengan teknik finishing sesuai dengan tren desain diharapkan dapat meningkatkan jumlahpenjualan dengan harga yang lebih baik dan akan berdampak nyata dalam peningkatankesejahteraan ekonomi masyarakat, khususnya kelompok perajin gerabah Siti KenconoAji di Desa Panjangrejo, Pundong, Bantul.
Cite
CITATION STYLE
Suharson, A., & Miko Putro, I. B. (2022). Program Ipteks Bagi Masyarakat (IbM) Peningkatan Teknik Finishing Gerabah Kelompok Perajin Siti Kencono Aji Desa Panjangrejo, Pundong, Bantul. Jurnal Pengabdian Seni, 3(1), 3–12. https://doi.org/10.24821/jps.v3i1.7005
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.