Abstract
Tujuan penelitian ini untuk memahami masalah secara lengkap mengenai karakter generasi muda pasca konflik sosial di kota Ambon, dan peran budaya lokal serta Pendidikan Kewarganegaraan dalam pembinaan karakter generasi muda dan nilai-nilai demokrasi di Ambon. Penelitian ini bersifat deskriptif menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, teknik pengumpulan data melalui wawancara secara mendalam, obsevasi langsung, dan studi dokumentasi. Informan dipilih secara purposive dan data hasil penelitian dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola pembinaan karakter generasi muda kota Ambon pasca konflik sosial berdasarkan budaya lokal, sehingga dapat menangani beberapa kasus yang berkaitan dengan perkelahian antar masyarakat dan pemuda serta mengedepankan nilai persaudaraan untuk menghasilkan keputusan yang disepakati bersama berdasarkan musyawarah mencapai mufakat. Mengembangkan kebersamaan yang di hasilkan dari beberapa pendekatan diantaranya nilai agama, nilai budaya seperti masohi makan patita gerakan jujaro dan ngungare, ale rasa beta rasa, potong di kuku rasa di daging, dan acara bambu gila.Kata Kunci: Peran PKn, Karakter Generasi Muda, Konflik Sosial.
Cite
CITATION STYLE
Tuhuteru, L. (2020). PERAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DALAM PEMBINAAN KARAKTER SIKAP DAN PERILAKU GENERASI MUDA PASCA KONFLIK SOSIAL AMBON. JURNAL PEKAN : Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 5(1), 15–27. https://doi.org/10.31932/jpk.v5i1.702
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.