Abstract
Di Indonesia angka kejadian kejang demam dalam jumlah persentase yang cukup seimbang dengan negara lain yaitu mencapai 3-4%. Kejang demam pada tahun 2016 sebanyak 167 anak dan pada tahun 2017 sebanyak 155 anak. Anak sakit akan mengalami stress dan kecemasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan terapi bermain puzzle anak pra sekolah untuk mengurangi kecemasan yang mengalami kejang demam di Ruang Alamnda Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Hi. Abdul Moeloek Provnsi Lampung tahun 2019. Desain yang dipakai dalam penelitian adalah studi kasus. Partisipan yang digunakan adalah 2 pasien usia 1-5 tahun dengan diagnosa kejang demam yang mengalami kecemasan. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi skala ansietas HRS-A dan gambar Puzzle yang terdiri dari 6 bagian. Hasil penelitian, pada hari ke 3 kedua pasien mengalami penurunan tingkat kecemasan, pada pasien 1 sebelum diberikan terapi bermain puzzle skala ansietas 8 dan pasien 2 skala ansietas 7. Kedua pasien mengalami penurunan yang sama yaitu 4 di hari ketiga. Diharapkan perawat dapat memberikan terapi bermain terutama bermain puzzle pada anak pra sekolah untuk mengurangi kecemasan.
Cite
CITATION STYLE
-, Y., Yulianto, A., -, T., & Arlita, D. (2020). Penerapan Terapi Bermain Puzzle Pada Anak Pra Sekolah Dengan Kejang Demam Untuk Mengurangi Kecemasan. Jurnal Kesehatan Panca Bhakti Lampung, 8(1), 22. https://doi.org/10.47218/jkpbl.v8i1.76
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.