KONSEP ARSITEKTUR ORGANIK PADA BANGUNAN PENGINAPAN GREEN VILLAGE BALI

  • Ridyasmara A
  • Wijayanto P
N/ACitations
Citations of this article
38Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penerapan konsep Arsitektur Organik banyak digunakan pada eksterior maupun interior bangunan, seperti salah satunya pada bangunan Penginapan Green Village Bali. Menurut Frank Lloyd Wirght konsep Arsitektur Organik adalah konsep desain yang dikembangkan dari dalam ke luar bangunan, penggunaan material bangunan yang disesuaikan dengan sifat bahannya, elemen-elemen bangunan menjadi kesatuan yang utuh, serta perancangan bangunan dengan mengekspresikan waktu, tempat dan tujuan., Dengan menerapkan konsep tersebut, tamu yang menginap di penginapan Green Village Bali akan mendapatkan perasaan nyaman dan menyatu dengan alam. Selain itu, Bangunan dengan konsep Arsitektur Organik turut mempromosikan keindahan alam daerah setempat pada bangunan penginapan wisatawan. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data primer dan sekunder. Setelah itu, data dijabarkan dengan prinsip Arsitektur Organik menurut Frank Lloyd Wright, sehingga memunculkan gagasan desain penginapan yang menerapkan konsep Arsitektur Organik pada interior maupun eksterior bangunan. Temuan ini akan menjadi bahan studi preseden perancangan bangunan penginapan yang menerapkan Arsitektur Organik.

Cite

CITATION STYLE

APA

Ridyasmara, A., & Wijayanto, P. (2021). KONSEP ARSITEKTUR ORGANIK PADA BANGUNAN PENGINAPAN GREEN VILLAGE BALI. Prosiding Seminar Intelektual Muda, 3(1). https://doi.org/10.25105/psia.v3i1.13038

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free