eDNA Sebagai Metode untuk Pemantauan Biodiversitas di Kawasan Konservasi Laut Indonesia secara efektif dan efisien

  • Subhan B
  • Setiamarga D
  • Arafat D
N/ACitations
Citations of this article
43Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pemerintah Indonesia perlu mendorong penggunaan teknologi environmental DNA (eDNA) sebagai metode utama dalam pemantauan biodiversitas di Kawasan Konservasi Laut (KKL) guna mengatasi tantangan logistik di wilayah yang luas dan beragam. Diperlukan investasi dalam pengembangan database eDNA nasional yang mencakup sekuens referensi spesies laut Indonesia dan pelatihan serta sertifikasi bagi para pemantau eDNA untuk memastikan kualitas data yang konsisten. Monitoring dengan eDNA dapat dilakukan secara rutin dan berkelanjutan di seluruh KKL untuk mengumpulkan data yang akurat dan mendukung pengamatan tren jangka panjang dalam keanekaragaman hayati laut. Selain itu, dukungan untuk penelitian lanjutan dalam identifikasi spesies baru dan pemahaman yang lebih dalam tentang ekologi laut Indonesia melalui teknologi eDNA juga perlu diberikan. Dengan mengimplementasikan rekomendasi ini, Indonesia dapat memperkuat upaya pelestarian keanekaragaman hayati lautnya secara efektif dan efisien, menjaga keberlanjutan ekosistem laut yang kaya dan unik di negara ini.

Cite

CITATION STYLE

APA

Subhan, B., Setiamarga, D. H. E., & Arafat, D. (2023). eDNA Sebagai Metode untuk Pemantauan Biodiversitas di Kawasan Konservasi Laut Indonesia secara efektif dan efisien. Policy Brief Pertanian, Kelautan, Dan Biosains Tropika, 5(3), 728–733. https://doi.org/10.29244/agro-maritim.0503.728-733

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free