EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN TERDAHAP HAK ATAS TANAH SEBAGAI AKIBAT WANPRESTASI PERJANJIAN KREDIT MODAL KERJA (STUDI PUTUSAN NOMOR 3569/K/Pdt/2016)

  • Okmeydianti Annur Purwanto
  • Metty Soletri
N/ACitations
Citations of this article
6Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pemenuhan hak dan kewajiban para pihak dalam hukum perjanjian dijamin oleh undang-undang. Dalam hal ini untuk melihat apa yang menjadi hak dari masing-masing pihak hal ini disebabkan karena debitur merupakan kewajiban bagi kreditur begitupun sebaliknya. Rumusan masalah yang akan dibahas dalam penelitian ini adalah tata cara eksekusi hak tanggungan yang dilakukan dalam Putusan Nomor 3569/K/Pdt/2016 serta kesesuaiannya dengan peraturan perundang-undangan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif yang bersifat deskriptif analitis dan data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Hasil penelitian dan pembahasan merujuk pada kesesuaian eksekusi hak tanggungan yang dilakukan dalam Putusan Nomor 3569/K/Pdt/2016 dengan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1996 Tentang Hak Tanggungan. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah eksekusi hak tanggungan dapat dilakukan melalui parate eksekusi, titel eksekutorial, dan penjualan dibawah tangan serta eksekusi hak tanggungan yang dilakukan dalam Putusan Nomor 3569/K/Pdt/2016 sudah sesuai dengan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1996 tentang Hak Tanggungan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Okmeydianti Annur Purwanto, & Metty Soletri. (2024). EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN TERDAHAP HAK ATAS TANAH SEBAGAI AKIBAT WANPRESTASI PERJANJIAN KREDIT MODAL KERJA (STUDI PUTUSAN NOMOR 3569/K/Pdt/2016). Reformasi Hukum Trisakti, 6(1), 431–441. https://doi.org/10.25105/refor.v6i1.19305

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free