Abstract
NEET merupakan salah satu masalah pemuda yang dapat memengaruhi pembangunan, sebab peran pentingnya dalam pembangunan nasional. Permasalahan NEET di Kawasan Timur Indonesia (KTI) lebih tinggi dibandingkan Kawasan Barat Indonesia (KBI) selaras dengan pembangunan KTI yang lebih tertinggal. Pengkajian mengenai NEET perlu dipandang dari berbagai aspek akibat variasi angka NEET di KTI. Selain itu, keputusan karier pemuda dapat dipengaruhi oleh latar belakang keluarga dan karakteristik individu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebab status NEET penduduk usia muda di KTI tahun 2022 menggunakan analisis regresi logistik biner multilevel yang terdiri ataslevel individu, rumah tangga, dan kabupaten/kota. Data yang digunakan bersumber dari Sakernas Agustus 2022, PODES 2021, Publikasi BPS Provinsi dalam Angka 2023, dan Publikasi Statistik Kesejahteraan Provinsi 2022. Hasil penelitian menemukan bahwa status NEET di KTI dipengaruhi oleh jenis kelamin, status migran risen, disabilitas, jenis kelamin KRT, tingkat pendidikan KRT, status bekerja KRT, TKK, dan rasio SMA/sederajat per 100 km2 .
Cite
CITATION STYLE
Amaliah, R., & Sitorus, J. R. H. (2024). Analisis Not in Employment, Education or Training (NEET) pada Penduduk Usia Muda di Kawasan Timur Indonesia Tahun 2022 dengan Regresi Logistik Biner Tiga Level. Seminar Nasional Official Statistics, 2024(1), 1141–1150. https://doi.org/10.34123/semnasoffstat.v2024i1.2300
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.