TEORI HERMENEUTIKA DOUBLE MOVEMENT FAZLUR RAHMAN DAN IMPLEMENTASINYA DALAM PEMAHAMAN HADIS NABI

  • Rizki Afrianto Wisnu Wardana
  • Minhatul Maula
N/ACitations
Citations of this article
98Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk memberikan pencerahan tentang kehidupan dan karya Fazlur Rahman, serta teorinya tentang Hermeneutika Gerakan Ganda atau Double Movementdan bagaimana penerapannya dalam kajian hadis dan sunnah. Pendekatannya terhadap hadis muncul dari ketidaksepakatan di kalangan orientalis tentang bagaimana memahami hadis. Pandangan Fazlur Rahman ditemukan melalui tinjauan abstrak, yang diberikan dengan mengikuti beberapa publikasi atau artikel Fazlur Rahman yang membahas renungan hadis Fazlur Rahman dan Orientalis. Dengan cara ini, dapat ditunjukkan bahwa hadis-hadis yang disebutkan oleh Fazlur Rahman dalam jawabannya terhadap filsafat Orientalis adalah hadis-hadis yang berasal dari Nabi, bukan merupakan hasil dari pembentukan periode Muslim awal. Sedangkan teori sunnah orientalis dianggap tidak sah, karena sunnah merupakan gagasan penting yang dapat diterapkan sejak awal Islam, seperti yang telah mereka tunjukkan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Rizki Afrianto Wisnu Wardana, & Minhatul Maula. (2023). TEORI HERMENEUTIKA DOUBLE MOVEMENT FAZLUR RAHMAN DAN IMPLEMENTASINYA DALAM PEMAHAMAN HADIS NABI. Journal of Student Research, 1(3), 309–319. https://doi.org/10.55606/jsr.v1i3.1181

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free