Media Sosial: Ruang Baru dalam Tindak Pelecehan Seksual Remaja

  • Rosyidah F
  • Nurdin M
N/ACitations
Citations of this article
106Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Artikel ini berfokus pada masalah perilaku menyimpang, khususnya pelecehan seksual terkait penggunaan media sosial oleh remaja Pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif digunakan dalam kajian ini dengan melakukan analisis dokumen yang didapatkan dari Internet andSocial Media Statistic 2018, Social Media Use in 2018, The Anuual Bullying Survey 2017, dan Sensis Social Media Report 2017. Hasil kajian menunjukkan terdapat beberapa faktor yang dapat menjadikan remaja sebagai pelaku maupun korban dari pelecehan seksual di media sosial; (1) melemahnya nilai dan norma tentang apa yang seharusnya dilakukan ketika berinteraksi dalam ruang publik, (2) minimnya pemahaman dalam menggunakan media sosial khususnya bagaimana kaidah yang sesuai dalam penggunaan media sosial, dan (3) lemahnya kontrol individu dan kontrol sosial dari pelajar dalam menggunakan media sosial. Selain munculnya ruang sosial baru, remaja yang menggunakan internet telah membuka celah untuk menjadikan diri mereka sebagai pelaku maupun korban pelecehan seksual itu sendiri karena pelajar ikut mempelajari perilaku pelecehan seksual tersebut. Dapat disimpulkan bahwa dengan masuknya media sosial dalam kehidupan remaja dapat memberikan pengaruh terhadap perubahan pola perilaku maupun pola hubungan yang dilakukan ketika berinteraksi dalam ruang sosial baru tersebut.

Cite

CITATION STYLE

APA

Rosyidah, F. N., & Nurdin, M. F. (2018). Media Sosial: Ruang Baru dalam Tindak Pelecehan Seksual Remaja. Sosioglobal : Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Sosiologi, 2(2), 38. https://doi.org/10.24198/jsg.v2i2.17200

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free