Peningkatan Pengetahuan dan Deteksi Dini Anak Stunting pada ibu di desa Mekarsari

  • Sukardin S
  • Nasirin C
  • Sumartyawati N
N/ACitations
Citations of this article
21Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis terutama pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Anak yang menderita stunting akan lebih rentan terhadap penyakit dan ketika dewasa berisiko untuk mengidap penyakit degeneratif. Dampak stunting tidak hanya pada segi kesehatan tetapi juga mempengaruhi tingkat kecerdasan anak. Deteksi dini stunting perlu dilakukan untuk menentukan tindakan selanjutnya. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman ibu tentang deteksi dini stunting. Metode yang dilakukan adalah melalui Pendidikan Kesehatan dan diskusi dengan bantuan media leaflet dan LCD proyektor. Selama proses pendidikan kesehatan peserta sangat aktif dalam mengikuti kegiatan ini. Berdasarkan kuesioner yang diberikan kepada peserta sebelum dan sesudah    penyuluhan, pemahaman peserta tentang deteksi dini stunting mengalami rerata peningkatan dari sebagian besar berpengetahuan cukup 65% menjadi berpengetahuan baik sebesar 87 %. Pendidikan kesehatan penting dilakukan secara terus menerus dengan metode yang tepat agar masyarakat dapat mengetahui secara dini status kesehatan anak.

Cite

CITATION STYLE

APA

Sukardin, S., Nasirin, C., & Sumartyawati, N. M. (2020). Peningkatan Pengetahuan dan Deteksi Dini Anak Stunting pada ibu di desa Mekarsari. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju, 1(03), 81–84. https://doi.org/10.33221/jpmim.v1i03.848

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free